tapi yang jelas, semuanya berawal dari lomba pesparawi (Pesta Paduan Suara Gerejawi) yang di adakan di jakarta pada tanggal 26 September - 4 Oktober yang aku ikuti bersama dengan teman-teman PSM UGM (Paduan Suara Universitas Gadjah Mada).,
10 hari yang sangat melelahkan, menyenangkan, dan menegangkan. yang diawali dengan 3 Bulan perjuangan penuh latihan.,
Banyak pengalaman-pengalaman yang ku alami selama proses 3 Bulan 10 Hari ini.
dan 10 hari terakhir merupakan hari yang paling tidak terlupakan.,
10 hari terakhir ini adalah hari dimana aku dan teman-teman PSM UGM menghabiskan waktu bersama.,
Makan bersama.
Tertawa bersama.
Bersedih bersama.
dan semuanya selalu bersama.
benar-benar momen yang sangat melekat di hati.
tapi jauh diatas itu. ada 1 hal yang benar-benar mengubah hidupku.
H-beberapa jam sebelum pengumuman hasil kerja keras kami selama 3 Bulan membuatku berfikir akan beberapa hal.
aku merasa kami dapat jauh lebih baik dari pada ini. aku mulai takut kami pulang tanpa membawa medali apa-apa. aku mulai merasa performa kami di atas panggung benar-benar tidak maksimal. kesalahan-kesalahan kecil yang kami buat saat di atas penggung mulai terasa semakin membesar, terasa seperti menjadi kesalahan fatal. dan aku merasa aku ingin kembali ke 3 Bulan sebelumnya, saat awal kami latihan. dan mengulang semua latihan kami dengan penuh konsentrasi.
tapi aku tau itu semua mustahil.
Satu-satunya hal yang dapat aku lakukan saat itu hanyalah berdoa untuk hasil yang terbaik.
Dari sini aku mulai teringat akan kehidupanku.
1 tahun yang telah kubuang saat SMP telah membuatku harus mengejar ketertinggalanku.
Dan sekarang aku hanya kuliah Diploma 3.
Dengan peraturan-peraturan baru yang sangat tidak menuntungkanku, yang diantaranya adalah :
- menyatakan lulusan D3 UGM tidak boleh melanjutkan S1 di UGM juga sehingga aku harus mencari Universitas lain,.
- D3 Ekonomi wajib menyelesaikan kuliah minimal 3 tahun, yang mana pada tahun ini ekstensi untuk mengambil S1 juga harus 3 tahun membuatku menjadi seperti kuliah 6 tahun
waktu yang sangat lama yang sama sekali tidak bisa diacuhkan.,
Aku merasa hidupku sangat tidak berharga.
Dengan umurku dan kuliahku yang hanya segini, membuat orang lain memandangku dengan sebelah mata.
Dan itu sungguh menyakitkan saat aku mengingatnya.
Setelah itu aku mandi dan dalam mandiku, aku mulai merenung dan bertanya kepada tuhanku Allah.
Aku bertanya tentang kehidupanku.,
Aku bertanya tentang apa yang salah denganku.,
Kenapa aku harus mengalami kejadian-kejadian ini.,
Banyak sekali pertanyaan yang kulontarkan.,
Aku mulai menelusuri kehidupanku, dan mencari letak kesalahanku..
Dan setelah merenung cukup lama dalam basuhan air, aku menemukan beberapa hal.
Aku tersadar selama ini aku telah menggunakan waktu-waktu luangku untuk hal yang sangat tidak produktif.,
Aku hanya mengejar mimpiku lewat lamunan belaka tanpa adanya tindakan.,
Aku sangat menyesal saat mengetahui berapa banyak hal yang seharusnya aku dapatkan saat aku membuang-buang waktuku itu.
Sedih, menyesal, dan kecewa akan diri sendiri membuatku berjanji.,
Setelah pesparawi ini selesai, saat aku tiba di jogja, aku berjanji akan selalu mengunakan waktu luangku untuk hal yang produktif.,
Aku berjanji akan menata hidupku.,
Aku berjanji akan berubah.,
Aku tidak ingin menjadi orang yang dipandang dengan sebelah mata.,
Dan aku PASTI akan membuktikan kepada dunia,.
"How Valuable I am"..
Aku mendapatkan kepercayaan diriku kembali.,
rasa optimisku membara membuatku untuk ingin segera memenuhi janjiku.,
dan tidak hanya itu.,
selain menemukan kekurangan-kekuranganku, aku masih tetap memperhatikan kelebihanku.,
sebuah keuntungan buatku akan umurku yang terbilang cukup matang, aku telah memiliki banyak sekali pengalaman.,
aku tahu aku tipe orang seperti apa.,
aku tipe orang yang cepat sekali melupakan rasa optimis.,
aku akan segera mengulang kesalahan yang sama dengan membuang waktu luangku untuk hal yang tidak produktif lagi jika aku tidak langsung melakukannya, atau mencamkan rasa optimis ini baik-baik dalam bentuk fisik.,
dan saat itu juga, aku mengingat dalam-dalam rasa itu kedalam otakku, aku catat dalam HPku, dan aku berjanji pada diriku sendiri, setelah aku tiba di kamar kosku di Jogja, akan aku Catat Besar-besar pada Dinding kamarku..
Aku sudah bertekat.,
dan tekat seorang pria sejati tidak akan pernah dapat digagalkan oleh apapun juga., UWOOO!!!!
.,
lalu aku keluar kamar mandi sebagai seorang yang berbeda.,
sebagai seorang yang penuh dengan rasa optimis.,
.,
Aku mulai mengenakan pakaian dan bersiap untuk menerima hasil perjuangan kami selama 3 Bulan.,
dan tanpa berlama-lama, kami langsung menuju tempat pengumuman.,
.,
Meraih Medali emas dalam tiap kategori menambah keyakinanku bahwa aku bisa menjadi orang yang bernilai.,
dan ini menjadi salah satu pembuktian kepada diriku yang ikut berkontribusi memperoleh medali-medali emas itu bahwa aku bisa menjadi orang yang berguna bagi orang lain, berguna bagi orang-orang yang konotasinya termasuk orang hebat, orang-orang ugm.,
Aku semakin yakin impian-impianku bukanlah impian yang jauh di awang-awang.,
Aku semakin yakin aku dapat meraih dan menggenggam impianku jika aku berusaha lebih keras daripada selama ini.,
Aku percaya, apapun yang aku mau, apapun yang aku inginkan, semuanya dapat aku raih asalkan aku mau berusaha dengan keras.,
Aku percaya, aku bukan seorang pecundang.,
Aku percaya aku seorang pemenang.,
Aku hanya butuh bekerja lebih keras dari pada ini.,
dan sekali lagi akan kukatakan..
"I'll show the world, how valuable I am".,
0 komentar:
Posting Komentar